ORIENTASI STUDI MAHASISWA BARU PASCASARJANA IAIN MADURA: MAGISTER MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM
- Diposting Oleh Admin Web MMPI
- Senin, 21 Agustus 2023
- Dilihat 136 Kali
Dalam rangka silaturrahim dan pengenalan terhadap sistem perkuliahan, Pascasarjana IAIN Madura menggelar Orientasi Studi bagi mahasiswa baru pada Senin, 21 Agustus 2023 kemarin. Nyaris sama dengan orientasi pada semester sebelum-sebelumnya, akan tetapi pada semester ini Pascasarjana IAIN Madura turut berbahagia telah dibukanya Program Magister Manajemen Pendidikan Islam dengan jumlah peminat yang luar biasa.
Orientasi studi ini dipandu oleh Kutsiyyah, M.Pd.I. sebagai pembawa acara, dengan dihadiri Direktur Pascasarjana IAIN Madura, Dr. H. Atiqullah, S.Ag., M.Pd beserta masing-masing Ketua Program Studi lainnya. Sambutan disampaikan oleh Direktur Pascasarjana IAIN Madura, Dr. H. Atiqullah, S.Ag., M.Pd dengan mengungkapkan rasa syukur atas diterimanya Program Magister Manajemen Pendidikan Islam di tengah masyarakat, serta beberapa rencana perkuliahan dan sistem yang akan menjadi beban dan tanggung jawab bagi masing-masing mahasiswa baru, seperti kewajiban mahasiswa untuk menerbitkan artikel atau karya tulis ilmiah lainnya pada jurnal yang telah terakreditasi, penerapan plagiarism checker system pada masing-masing tugas mahasiswa, studi kawasan dan wawasan dan lain sebagainya.
Materi sistem perkuliahan, disampaikan oleh Ketua Prodi Magister MPI Dr. H. Ali Nurhadi, S.Pd., M.Pd dimulai dengan visi dan misi IAIN Madura, mengerucut kepada Visi dan Misi Pascasarjana IAIN Madura, sampai Visi dan Misi serta fokus keilmuan pada masing-masing prodi. Penerapan sistem perkuliahan dengan menggunakan Sistem Kredit Semester (SKS), 16 kali tatap muka/pertemuan dalam satu semester, termasuk UTS dan UAS. Hak cuti kuliah dan masa studi, serta sistem penilaian di Pascasarjana IAIN Madura. Selain itu, mengingat cepatnya teknologi informasi yang ada, Dr. H. Ali Nurhadi, S.Pd., M.Pd juga menegaskan tentang pentingnya kejujuran akademik, sederhananya adalah beliau menginginkan mahasiswanya ini untuk memiliki ide kreatif dan menuangkannya ke dalam sebuah tulisan, baik itu bersifat ilmiah ataupun tidak, tidak mengakui karya orang lain menjadi atas namanya sendiri atau sekadar terlalu banyak mengkopi sana-sini. Sementara jika sudah terbukti adanya tindak kecurangan, maka ia akan akan dikenakan sanksi berupa tidak lulus dalam mata kuliah, pemberhentian sementara (skorsing), dan/atau pemberhentian tetap sebagai mahasiswa pascasarjana IAIN Madura.