IKUTI KULIAH TAMU, MAHASISWA PRODI MPI PASCASARJANA IAIN MADURA PEROLEH ILMU BARU TENTANG PESAN MODERASI DALAM PENDIDIKAN TINGGI DI ERA DISRUPSI
- Diposting Oleh Admin Web MMPI
- Senin, 4 Maret 2024
- Dilihat 98 Kali
Perkuliahan IAIN Madura mulai aktif kembali pada 04 Maret 2024. Begitupun bagi mahasiswa Pascasarjana yang memulai hari pertama di semester genap dengan kegiatan Kuliah Tamu yang bertempat di Aula Fakultas Tarbiyah IAIN Madura dengan tema Pesan Moderasi dalam Pendidikan Tinggi di Era Disrupsi dengan Narasumber 1, Dr. Abdullah Faqih, M. A., M. Ed dan Narasumber 2, Mohammad Subhan, MA. Pada kegiatan ini juga turut dihadiri langsung oleh Dr. H. Atiqullah, S. Ag., M. Pd selaku direktur Pascasarjana IAIN Madura, Dr. H. Rudy Haryanto., SST. MM. selaku wakil direktur, Wakil Rektor 1 IAIN Madura Prof. Dr. Maimun, M. HI, Dan seluruh Kaprodi, Dosen, dan staf akademik Pascasarjana IAIN Madura.
Dalam sambutannya, Dr. H. Atiqullah, S. Ag., M. menyampaikan bahwa tema kuliah tamu sesuai dengan visi pasca, menjadi pusat pengembangan pendidikan islam moderat, religius, kolaboratif. Tentu hal ini akan membuat IAIN Madura semakin bersinergi menuju UIN Madura. Kemudian Warek 1 mewakili Rektor menyampaikan, “kagiatan seperti ini harus terus dilakukan, dikembangkan dengan berbagai tema dan berbagai bentuk. Ini awal yang baik sehingga mahasiswa begitu antusias. Harus kita lakukan dengan bekerjasama tidak bisa dilakukan hanya dengan pihak tertentu. Kampus memfasilitasi, maka mahasiswa juga perlu berpastisipasi. Kerjasama yang baik ini sebagaimana jargon IAIN Madura religious, kompetetif, kolabortaif, kita laksanakan. Kehadiran guru besar ini diharapkan dapat berdampak. Kita harap dari 5 program studi mudah-mudahan dengan segala upaya akan ada prodi Bahasa Arab dan Bahasa Inggris”.
Moderator dalam Kuliah Tamu ini adalah Kaprodi MPI Pascasarjana IAIN Madura, Dr. H. Ali Nurhadi, S.Pd., M.Pd. yang memimpin jalannya diskusi hingga akhir acara. Narasumber 1 pada kuliah tamu ini menyampaikan bahwa IAIN Madura dapat menjadi center of Excellence mengingat ada banyak sekali tokoh berpengaruh yang berasal dari Madura. Sehingga diharapkan mahasiswa IAIN Madura dapat memiliki growth mindset jika ingin meraih keberhasilan dalam era yang sangat tidak menentu. Sebagaimana dalam QS. At-Taubah ayat 122 yang merupakan kunci dari moderasi beragama sebagai sikap, cara pandang beragama di tengah tangah melalui sikap tawazun, I’tidal, tawasuth dan tasamuh ketika ada di kehidupan bersama-sama. Narasumber ke-2 Mohammad Subhan juga menyampaikan bahwa “Komitmen kebangsaan, toleransi, anti kekerasan, penerimaan terhadap tradisi juga penting untuk dijadikan prinsip. Percayalah IAIN Madura akan mampu menciptakan lulusan unggul berdaya saing. Tingkatkan kompetensi dan Akhlakul Karimah”.
Dilanjutkan dengan diskusi menarik dengan berbagai pertanyaan menggelitik yang ditanyakan oleh mahasiswa pascasarjana IAIN Madura. Kemudian di akhir acara juga terdapat sosialisasi mengenai Toefl dan Turnitin yang disampaikan oleh Tim UPT Bahasa dan Perpustakaan IAIN Madura. Kegiatan ini sangat berguna khususnya bagi mahasiswa semester akhir yang akan menempuh penelitian tesis.